Info & Tips

Air Dryer Sudah Terpasang, Mengapa Udara Masih Basah?

Air dryer sudah terpasang, tetapi tetesan air masih muncul di selang atau peralatan pneumatik? Kondisi ini perlu ditelusuri dari unit pengering hingga jaringan distribusi.

Air dryer mengurangi kandungan uap air hingga tingkat kekeringan tertentu. Karena itu, pemasangannya perlu disertai pemilihan kapasitas, pengoperasian, dan perawatan yang sesuai kebutuhan sistem.

1. Kapasitas Dryer Tidak Sesuai Kondisi Operasi

Kapasitas air dryer perlu dinilai berdasarkan debit udara, tekanan kerja, suhu udara masuk, dan suhu lingkungan. Angka kapasitas nominal harus dibaca bersama kondisi acuan pabrikan.

Jika jumlah kompresor atau kebutuhan produksi bertambah, evaluasi kembali kemampuan dryer. Gunakan data operasi aktual serta faktor koreksi dari pabrikan untuk menentukan kapasitas yang sesuai.

2. Suhu Udara Masuk Terlalu Tinggi

Pada refrigerated air dryer, udara masuk yang terlalu panas dapat melampaui kemampuan pengeringan unit. Kondisi ini dapat berkaitan dengan pendinginan kompresor yang kurang baik atau temperatur ruangan yang tinggi.

Bandingkan suhu aktual dengan batas pada manual. Periksa kondisi aftercooler, ventilasi, dan kebersihan sistem pendingin sebelum menentukan tindakan perbaikan.

3. Automatic Drain Tidak Membuang Kondensat

Refrigerated air dryer mendinginkan udara agar sebagian uap air mengembun. Cairan hasil pengembunan kemudian perlu dikeluarkan melalui drain.

Jika drain tersumbat atau gagal bekerja, kondensat dapat menumpuk dan terbawa ke jaringan. Periksa fungsi pembuangannya sesuai petunjuk pabrikan. Indikator dryer yang menyala saja belum membuktikan seluruh proses pengeringan berjalan baik.

4. Tingkat Kekeringan Belum Sesuai Kebutuhan

Pressure dew point atau PDP adalah temperatur ketika uap air mulai mengembun pada tekanan kerja tertentu.

Apabila udara di jaringan mendingin hingga di bawah PDP, kondensasi masih dapat terjadi. Karena itu, target PDP perlu disesuaikan dengan suhu terendah jaringan serta kebutuhan proses. Untuk aplikasi yang memerlukan udara lebih kering, evaluasi teknologi dryer yang digunakan.

5. Mengandalkan Filter untuk Mengatasi Uap Air

Filter partikulat dan koalesen memiliki fungsi berbeda dari dryer. Sesuai jenisnya, filter dapat menangkap partikel, aerosol, atau cairan, tetapi tidak menggantikan pengering untuk mengurangi uap air.

Menambah filter saja belum tentu menyelesaikan masalah udara basah. Evaluasi dryer, separator, filter, dan drain sebagai satu rangkaian pengolahan udara.

Mulai Pemeriksaan dengan Data Operasi

Catat lokasi munculnya air, waktu kejadian, beban produksi, tekanan kerja, indikator dryer, dan alarm yang muncul. Informasi ini membantu teknisi menilai apakah gangguan berkaitan dengan kapasitas, temperatur, pembuangan kondensat, atau kebutuhan tingkat kekeringan.

Sebelum membuka komponen, ikuti prosedur penghentian, isolasi energi, dan pelepasan tekanan pada manual. Pemeriksaan internal serta pekerjaan pada sistem refrigeran perlu dilakukan oleh personel yang kompeten.

Konsultasikan Kebutuhan Air Dryer Anda

PT Nissandi Kompresindo menyediakan air compressor, air dryer, spare part, serta layanan perawatan dan perbaikan untuk kebutuhan industri.

Sampaikan merek dan model unit, kondisi operasi, serta gejala yang ditemukan kepada tim kami untuk membahas kebutuhan pemeriksaan dan solusi yang sesuai.

PT Nissandi Kompresindo
Air Compressor, Air Dryer, Parts & Service
Telepon/WhatsApp: +62 813 2135 273
Email: info@ptnk.co.id
Website: www.nissandikompresindo.id

Kontak

Head Office & Workshop

Jabodetabek Representative Office